PUBT DV SOS 2015
NAMA : EINA WENNY NATASHA MAGDALENA
BUKU YANG DIKETIK ULANG : SECANGKIR KOPI KEHIDUPAN GURU
HALAMAN YANG DIKETIK : 154-169
Pada hari Minggu, 5 April 2015, bersamaan dengan hari Raya Paskah, KMBD mengadakan Pengetikan Ulang Buku untuk Tunanetra. Event ini mempunyai motto “BRING THE LIGHT FOR THE BLIND“. KMBD bekerjasama dengan MitraNetra untuk membuat event ini berhasil. KMBD juga bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi di Pantai Indah Kapuk. Tzu Chi Center menjadi tuan rumah untuk pengetikan ulang buku untuk tunanetra. KMBD juga bekerjasama dengan TFI untuk membantu mahasiswa BINUS agar para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan 5 jam Community Service.
Saya sebagai salah satu volunteer diberikan 16 halaman untuk diketikkan ulang agar MitraNetra dapat menjadikan buku-buku yang kami ketik ini menjadi buku braille sehingga teman-teman yang tunanetra dapat menambah referensi bacaan mereka.
Mengapa mengikuti kegiatan ini?
Saya mengikuti kegiatan ini karena saya tertarik untuk mengetahui tentang bagaimana buku braille dibuat, menggunakan mesin cetak apa, siapa saja yang terhubungung dengan tunanetra, dan lain-lain. Saya juga ingin memotivasi diri saya sendiri agar lebih giat dalam belajar dan mengembangkan diri saya. Dengan melihat teman-teman yang tunanetra mengembangkan diri mereka, saya merasa akan terpacu untuk bisa seperti mereka, tidak kehilangan semangat. Dan dengan mengikuti kegiatan ini, saya dapat melihat bahwa teman-teman yang tunanetra saja dapat mengembangkan bakat mereka, kenapa saya tidak bisa.
Pembelajaran apa yang didapatkan dari acara ini?
Pembelajaran yang saya dapatkan banyak sekali. Di antaranya, saya melihat bahwa teman-teman tunanetra masih mempunyai semangat belajar yang tinggi dan mereka ingin melihat dunia melalui buku. Saya juga belajar proses pembuatan buku untuk tunanetra, baik buku braille maupun talking book. Ikut serta dalam kegiatan sosial seperti ini membuat kita belajar banyak hal dan dapat melihat hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kita pikirkan.
Motivasi apa yang dapat diberikan kepada teman-teman yang tunanetra dan juga aktivis-aktivis sosial untuk tunanetra?
Teman-teman tunanetra tetap harus mempertahankan semangatnya apapun yang terjadi karena dengan adanya mereka, kami orang-orang yang awas akan termotivasi untuk menjadi lebih baik. Dengan mengetahui keinginan teman-teman tunanetra, kami yang awas dapat membantu agar keinginan teman-teman yang tunanetra agar terwujub, karena hal itu akan membuat kami yang awas menjadi lebih bahagia.
Untuk para aktivis sosial, tetap semangat mensosialisasikan hal ini. Dan mengajak lebih banyak orang untuk berpartisipasi agar teman-teman yang tunanetra bisa mendapat bantuan yang lebih banyak.
Dokumentasi selama kegiatan
Kata sambutan dari perwakilan PemProv DKI
Kata sambutan dari perwakilan Tzu Chi
Yang berada di atas panggung adalah teman-teman yang tunanetra
Mereka memiliki bakat untuk menyanyi dan bermain musik
Volunteer dilihat dari kamera yang berada di atas
Teman-teman tunanetra disini mereka mempersembahkan beberapa buah lagu dengan paduan suara dan musik yang indah
Buku yang diketik hampir selesai
Suasana pengetikan ulang buku setelah makan siang
No Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL







